Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, mahasiswa KKN ISTEK ‘Aisyiyah Kendari melaksanakan kegiatan sosialisasi Stop Bullying di SDN 3 Wawolesea, sesuai dengan hasil koordinasi sebelumnya bersama Kepala Sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6, dan bertempat di Laboratorium Terpadu SDN 3 Wawolesea.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pengertian bullying, jenis-jenisnya, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekolah. Pemaparan dilakukan dengan metode interaktif agar siswa mudah memahami, disertai contoh-contoh nyata serta ajakan untuk saling menghargai dan menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman. Para siswa terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti sesi tanya jawab maupun diskusi singkat.
Pada *malam harinya, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan mengajar mengaji anak-anak Desa Toreo. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan masjid dan menjadi agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta membimbing anak-anak dalam mempelajari dasar-dasar ilmu agama. Suasana belajar mengaji berlangsung dengan penuh keakraban, dan mahasiswa turut memberikan pendampingan individual bagi anak-anak yang masih dalam tahap belajar.
Kedua kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif, baik dalam peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying maupun dalam pembinaan karakter religius anak-anak Desa Toreo.
Pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025, mahasiswa KKN ISTEK ‘Aisyiyah Kendari melaksanakan kegiatan sosialisasi Stop Bullying di SDN 3 Wawolesea, sesuai dengan hasil koordinasi sebelumnya bersama Kepala Sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6, dan bertempat di Laboratorium Terpadu SDN 3 Wawolesea.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pengertian bullying, jenis-jenisnya, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekolah. Pemaparan dilakukan dengan metode interaktif agar siswa mudah memahami, disertai contoh-contoh nyata serta ajakan untuk saling menghargai dan menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman. Para siswa terlihat antusias dan aktif dalam mengikuti sesi tanya jawab maupun diskusi singkat.
Pada malam harinya, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan mengajar mengaji anak-anak Desa Toreo. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan masjid dan menjadi agenda rutin yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta membimbing anak-anak dalam mempelajari dasar-dasar ilmu agama. Suasana belajar mengaji berlangsung dengan penuh keakraban, dan mahasiswa turut memberikan pendampingan individual bagi anak-anak yang masih dalam tahap belajar.
Kedua kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif, baik dalam peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying maupun dalam pembinaan karakter religius anak-anak Desa Toreo.